Kamis, 05 Mei 2011

Curahan Hati Teman

^Dimana cInta Qu^

oleh Vita Sani Tambunan

Terkadang aq berfikir...ap kah arti dari pilihan qu ini????????
disaat aQ menatap rerumputan,,,dia menari2 dngan gembira
aq berfikir apakah aq bisa seperti rerumputan itu????
atas piLihan ku..!
aq ga yakin atas ap yang uda aq putuskan..
mungkin aq bodoh,,sudah masuk ke jurang yang salah
cuma 1 harapanku...aq pengen jurang itu menjadi jurang yang benar
dan jurang itu akan bercahaya di setiap saat..
jurang yang telah aq pilih akan menjadi harum di tengah2 kehidupan..
terkadang aq pengen kembali ke masa lalu..
karena bagi aq masa lalu buat aQ bahagia..
masa lalu benar2 berikan aQ ciNta dan kasih sayang..
aq Ragu akan kehidupan yang aq pilih..................
karena aq yakin aq belum mndapat Cinta dan Kasih saYang yang sesungguhnya...
sUngguh aq pengen merasakan Cinta itu...
tanpa mengharapkan apapun..
Tapi...aQ tau Tuhan tau aPa yang aQ maU....
sMoga...sKarang awaL daRi keBahagiaan dari raNcangan Tuhan...



Kamis, 07 April 2011

SAHABAT SMP NEGERI 7 Pematangsiantar


Sahabat…




Ku teringat sosok diantara temanku

Terasa dekat dari yang lain

Tersungging senyum di saat terbayang

Teman lama yang menjadi sahabat…



Dulu berdua selalu bersama

Bercanda tawa dibangku sekolah

Berlari-lari mendahului bel sekolah

Pulang bersama dengan segudang cerita…





Dan kini suasana itu sedikit memudar saat pilihan menjadi prioritas utama.Hilang untuk waktu yang tak diketahui kapan akan kembali.

Sejuta rindu tersemat dihati terdalam, ingin mengulang semua kisah saat duduk bersama, bernyanyi dan bercerita dibalik dinding rapuh sekolah kita.Sunyi terasa saat kamu tidak ada diantara sepuluh gadis manis pemilik mimpi.Hanya bayangan samar yang kerap hadir saat menyempatkan diri sesekali kembali ketempat dulu.Akankah kita mampu kembali mengukir kenangan dengan sejuta rasa yang sama saat kita bertemu ditempat ini, Sahabat-sahabatku.



Seiring berjalannya waktu, ada rindu yang tersekat oleh jarak.Sedikit letih menyisakan waktu untuk saling bertemu.Namun, semua hancur dihantam kerasnya gelombanga rindu.Teramat besar, tak terbendung.Cerita punya cerita, komunikasi diantara anggota 8+2 gals, nama yang selalu dijadikan icon bagi setiap gadis manis yang terdiri dari “Gwen, G’eu, Unic,Berliana, sarah, desi, Ika, Riana, Dina, Rani, Samaria” kembali terjalin setelah hitungan tahun sempat hilang di dunia masing-masing.Namun terasa sayang, saat tersadar bahwa ada jarak yang membentang luas diatara sebagian anggota 8+2 gals. Gwen yang terlebih dahulu pergi saat ego menghantui pikirannya melanjutkan studynya keluar kota, Batam.Dan kini ia pun telah terlebih dahulu berkomitmen melepaskan masa remajanya disita dengan urusan rumah tangga yang dibangunnya bersama pujaan hatinya.Berliana, mengepakkan sayap-sayap kebanggannya dengan bergumul dibangku universitas Padjajaran Bandung.Dina, Ika, Samaria stay in Siantar city, dengan baju kehormatannya berwarna putih dan ajarannya.Desi, asyik dengan penelitiannya diseberang sana dengan antusisme mengapai cita-cita yang tersemat jauh dibalik kelucuannya.

Dan kini, Gue, Rani, Sarah, Riana dan segudang teman yang tersapa manis dari sudut sekolah, memilih untuk bertahan ditempat yang menempah segala rasa dan asa.Dengan ukiran yang berbeda dan cerita yang tak sama.



Entah dari mana cerita ini akan dimulai, namun yang pasti aku dan kamu berkumpul di istana Rani dengan balutan cerita lama, ditemani sepiring kue kering dan secangkir kopi hangat.

Kusadar dalam lamunanku,

Kububarkan kenangan yang melintas.Ajakkan itu menyentakkan darah yang mulai mendidih.Ada jiwa yang meronta keras ingin keluar dari jiwa-jiwa yang sepi.

“Tuk-Tuk”. Ya … ini adalah tujuan kami.Yang tak kuketahui asal mulanya.Yang pasti, hanya akan ada banyak kenangan terukir menambah rasa rindu yang mulai bertumpuk rapi dalam ingatan.Malam itupun menjadi saksi kesiapan kami untuk kembali pada kenangan lama.

Hendrik, Raya yang menjadi leader dalam perjalanan ini, dibumbui kepenatan mencari mobil yang bisa disewa dengan harga murah meriah tanpa mengurangi nilai luxionary dari barang mahal itu.Dan kepenatan itu membangunkan kami untuk mengakhiri malam itu merangkai cerita baru.

Tidak lupa, sang sahabat membangunkan kami dari tidur.Tepat pukul 8.30 kami pun berangkat dengan gaya nyentrik ala bule-bule kere.Akhirnya dengan sedikit terpaksa dihiasi canda tawa uang yang bernominal Rp.100.000 terkumpul untuk pembayaran mobil + makan+ongkos kapal+sewa sepeda.

“ha…haa..haha…” suara tawa dan ledekanpun riuh dalam posisi yang sedikit menyakitkan bokong.Dan itu terbayar saat gerakan shoot menghampiri wajah-wajah penghuni barang mewah itu.Rani yang terbilang layak kameraman menguntit setiap gerak yang tercipta dengan sedikit malu-malu bah artis kembali kedunia entertainment.Gaya pun mulai kembali tumbuh dari setiap ekspresi kagum saat memandang ciptaan Sang Penguasa semesta yang luar biasa.

“wow... ini baru namanya liburan.Tak akan sia-sia mulut bercerita, karna dokumentasi bisa berbicara khususnya buat sahabat yang jauh dibalik langit biru diatas kami.Kapal kecil bertingkat inipun memanbah deretan saksi ceita kami yang akan dimulai saat baling-baling berputar mengerahkan seluruh komponen yang terlibat membelah air danau Toba.

Satu per satu kalimat terangkai…

Rani, Riana adalah sosok yang bersedia mengambil rekaman video, bah cameramen dan reporter.Pertanyaan yang tak jelaspun turut dalam naskah lisan.Hingga terbawa pada ingatan sang Rani buat seseorang yang kembali menjadi teman biasa.Ledekkan itu sedikit mengubah ekspresi Rani yang tersenyum kecut menatap gunung-gunung yang berbaris rapi.Ada apa dibalik tawa kecut sang Rani???

Sementara Sarah dan Ika asyik dengan laporan mereka buat pujaan hati. Entah itu mengisyaratkan untuk selalu setia pada cinta atau mengisahkan cerita kami ditambah sejuknya angin yang membelai manja rambut-rambut tiara sunslik.

Werdi sapaan khas cowok berkacatama ini menjadi pasanganku berfoto ria.Makhlum, gagal menjadi model…”hehehehe”.

Dan Hendrik, Raya asyik dengan celotehan masing-masing mengutarakan karier yang akan diukir diwaktu mendatang plus komentar saat melihat bagian tubuh Riana yang tak sengaja dipamerkan.

“hahaha… itu belum seberapa, hanya bagian yang lumrah untuk diperlihatkan.”

“Tapi sayang yang terlihat bagian yang penuh ‘korengan’( bahasa Bunda alias Marbun)”

“Hohoho… Mulus tau, mau bukti? Tapi biasa aja plend, kayak ga pernah liat yang kayak gituan de..” bela riana yang menjadi sasaran empuk buat dikick.

Dan tak sampai disitu saja, masih banyak cerita saat menunggu laju kapal berhenti pada pemberhentian terakhir kami, yang sedikit rada-rada bloon karna ini yang pertama kalinya menelusuri jalan jalan kecil ‘tuk-tuk siadong’.



Setiba ditempat yang tak begitu bersahabat dengan kami, Rani asyik dengan tingkahnya menyuguhkan tawa yang membahana. Sepeda gunung itu terlebih dahulu berkenalan dengan sang gadis berponi imut saat ia menyadari bahwa sepeda itu memiliki gigi-gigi yang digunakan untuk tempat yang berbeda.

Dengan semangat juangnya ia mendaki tanjakan yang kupikirpun sulit untuk mengayuhnya sampai pada posisi rata.Ia terjatuh, dengan ekspresi yang begitu aneh.

“Duh…tadinya kupikir bisa, Tapi tolong jangan di shoot dunk woi.Aku malu.” Bangkit dan beranjak meninggalkan sepeda yang langsung diambil ahli oleh Raya.Sedikit tidak pantas untuk tertawa, tapi kejadian itu layak mendapatkan persentasi tawa yang paling keras.

Apalagi saat salah satu orang tua penghuni tempat itu berkata “ Anak gadis kok jatuh” menambah niat untuk tertawa dibalik sedikit rasa malu yang hadir diwajah Rani.

Kejadian itu membuat Hendrik dan Raya selalu siaga dibelakang Rani.Setapak demi setapak ternyata perjalanan ini benar-benar melelahkan, ditambah shoot yang diambil tanpa seizin.Wajar, wajah-wajah lelah, letih dn lesu itu didokumentasikan agar menambah deretan cerita lucu.



Hilang sejenak cerita Sarah, Riana, Ika, Werdi yang melaju dengan cepat menggilas aspal penuh debu.



Sejenak kami berhenti disalah satu kios yang tak lagi berpakai, tempat yang bagus untuk menikmati pemandangan danau itu.Mengambil tenaga membuang rasa penat.Dan seterusnya kami melanjutkan ketempat yang ternyata menjadi salah satu point of view for background.

Hingga terhantar pada rumah makan yang menyajikan berbagai macam makanan tradisonal sampai eropa.Tapi sayang, toh pilihan jatuh pada ayam goreng yang hanya dibalur bumbu instan, dan capcai dengan porsi yang cukup sedikit.

“Hugh… pantesan masyarakat disini pada makmur-makmur, wong harganya edan tenan.”

Namun, sedikit konflik kecil terjadi akibat salah paham dirumah makan sederhana itu. Sarah yang entah mengapa merasa tidak nyaman dengan ajakan Hendrik, Rani dan aku untuk kumpul disatu meja yang sama.Hingga bawaannya sedikit membuat suasana jadi serba salah.Rani yang agak lama tersadar oleh tingkah Sarah berbalik arah untuk lebih santai menikmati semua itu.

Seiring sikap Sarah, ledekanpun menghujani dirinya yang kembali asyik pada dunia handphonenya.Tak berhenti disitu, perut kosong memaksa kami mendesak pemilik rumah makan menyajikan pesanan kami dengan cepat, Udah pada ga sabar ne.



Santapanpun hadir untuk segera dilahap…

Usai mengisi perut, perjalanan pulangpun tersirat dibenak kami.Terulang perjalanan yang sama, membuat hasrat malas mengayuh sepeda gunung ini.Dan seperti diawal, aku, Rani, Hendrik berada dibagain belakang.Seperti biasa tenaga makan habis ditengah jalan.( hehehehe…)

Sedangkan Sarah, Riana, Ika, Raya, Werdi hilang disudut tikungan jalan yang basah diguyur hujan.Mereka menghabiskan sedikit waktu tanpa kami bertiga.Tapi sayang, kejadian gila menghebohkan penghuni barang mahal itu.Sarah yang diamanatkan Raya menyimpan kunci mobil kelupaan meletakkan tasnya dimana.Entah dimana diletakkan, namaun yang pasti tidak ada diantara kami.Werdi yang sedari tadi bersama mereka, jadi sasaran Sarah. Perdebatan kecilpun mengudara ditempat rental sepada membuat abang pemilik turut menggelengkan kepala sembari sedikit membantu.

Ketakutan mengalahkan ketenangan, yang terlintas terlalu banyak tentang kekhawatiran.Bagaimana pulang, bagaimana mobil milik orang dan barang berharga lainnya.

Untung saja Handycam Rani dan CameraDSLRku tidak turut dalam kehilangan yang cukup menghebohkan itu.

Agak menegangkan sih, tapi setelah ketemu cukup membuat tenang.Setidaknya ucapan Riana mengenai barang mahal itu tidak akan pernah terjadi.

“Gimana dengan kunci mobil.Apes dunk kita.Gimana ngembaliinnya.Belum lagi hitungan buat rentnya.” Ucap Raya yang kelabakan dengan keadaan itu.

“Udah tenang aja, kalau tasa itu ga ketemu, paling-paling kita pulangnya besok.Kalau soal mobil terpaksa deh kita jual diri.Buat bayar mobil orang.” Ucap Riana enteng

“Emang ada yang mau sama kamu? Kalaupun ada bayarannya pasti kecil” sambar Hendrik yang ngakak mendengar kata-kata Riana.



Hujanpun menemani kesabaran kami menanti kapal, membawa kami menyebrangi danau dibalik gunung itu.Wajah-wajah yang ceria itu kini mulai sedikit berubah.Ada cerita didalam hati yang tak ingin diceritakan.Diam dan diam merangkul tubuh yang mulai kedinginan disentuh udara sejuk.Dan keheningan itu dipecahkan oleh Ika dengan mengusulkan ide plus-plusnya.

Memilih jalur Simarjarunjung adalah pilihan kami, yang hanya tergugah oleh ayam bakar.Akal-akalan sang Ika pun menciptakan cerita seru.

Werdi, Hendrik dan Raya yang sudah terlebih dahulu tau bahwa jalan ini memiliki cerita mistis, tidak berminat memberitahukan kepada kami para wanita aneh sedikit lucu.

Aku yang duduk didepan sejajar sang supir, Raya benar-benar merasakan ketakutan yang awalnya dibangkitkan oleh ucapan Hendrik.

“Ray… setiap tikungan diklakson ya.Ray… Klakson.Soalnya tempat ini angker lo.Bisa saja kendaraan yang melintasi jalan ini tiba-tiba mati tanpa sebab yang jelas.”

“Ahk… serius lo bun?” sambung Rani yang mulai meraskan hawa yang sama

“Iiihhh…dibelakang kita ga ada mobil woi..” ucap Riana yang asyik memalingkan wajahnya kebelakang.

“Ray…klakson!!” ucapku yang benar-benar takut untuk berada diposisi depan.Belum lagi kata mereka jalan ini tidak memiliki pembatas.Padahal jalan ini kecil sekali dan dipinggirnya langsung terhubung dengan jurang yang cukup curam.

Tapi ada keanehan yang ditimbulkan Werdi. Entah apa yang dipikirkannya saat ketakutannya hadir. Tiba-tiba saja ia bernyanyi lagu rohani, lupa entah apa judulnya.Dan kalau tidak salah antara Riana dan Sarah ikut membantu Werdi.Mungkin mereka berpikir dengan menyayikan lagu rohani, hantu-hantu disekitar itu pergi menjauh.(wkwkwkwkw…..)

Namun, Raya tidak mengubris semua itu, ia membawa mobil itu melaju diatas rata-rata dngan cukup piawai.Walau aku sedikit ribut dengan teriakan2 kecil yang spontan menambah ketegangan diantara kami.

Sebelum tiba tujuan Ika yang merasa sedikit bersalah dengan keadaan itu, berkata jujur sebelum akhirnya kami ketahui sendiri.Ternyata kata-katanya yang mengatakan kalau tujuan kami ini ke rumah familynya adalah salah, ternyata ini adalah perjalanan menuju rumah calon mertua.

Jujur, jika tau begini aku tidak rela mengiakan perjalanan pulang lintas simarjarunjung.Tapi nasi telah menjadi bubur.

Akhirnya ketakutan itu lenyap saat kami tiba disebuah rumah besar yang ramai penghuninya.Ternyata salah satu calon ponakan Ika sedang merayakan ulang tahun.Pantesan saja ada ayam bakar eh ayam rendang. Dengan ramah tamah kami pun dipersilakan masuk langsung menuju lantai dua.Bah tamu terhormat hidanganpun berdatangan kehadapan kami.Cocok dengan perut yang mulai bertingkah.Tidak lama, kami beranjak dari tempat itu.Diperjalanan yang kami temukan hanyalah keheningan yang diciptakan setiap rumah. Tak satupun dari penghuni berada diluar rumah menghirup angin malam. Dan tiba-tiba saja Raya mulai aneh. Masih jelas teringat, ia membawa mobil dengan kecepatan tinggi dan hampir saja masuk kedalam parit dipinggir kebun orang.Spontan kami menyebut namanya.

“Ray…ray..ray…!”

“Ray…ray…ray… ray…ray..panggil aku si raya.bla…bla..bla…” tiba-tiba saja Riana bernyanyidari belakang layaknya orang India. Tanpa ia tau apa yang terjadi.

Jauh dari tempat kejadian, Rayapun angkat bicara mengapa ia melakukan hal tadi.

Ia merasa disampingnya ada sesuatu yang membuat bulu kuduknya naik seperti dicolek hingga ia sengaja melakukan itu dengan tujuan mengusir sesuatu yang ada disampingnya.

Dan cerita itu membuat Riana kembali dalam ketakutan yang luar biasa.Ternyata perjalanan kami ini dibuntuti oleh makhluk asing.( Agak seram sih…)

Tapi ini adalah akhir dari perjalanan yang sungguh tak bisa terlupakan.Perjalanan yang mengantarkan kami pada kenangan lama.

Ada banyak pelajaran yang bisa kami petik. Tanpa harus mengurangi segala rasa.

Kado terindah yang kami hadiahkan untuk tahun 2011 dengan cerita baru.Mengikat persahabatan yang tak akan pernah pupus ditelan waktu.



Inilah sahabat yang penuh dengan cerita luar biasa.Yang kerap memberi rasa pertemanan, persahabatan, kekeluargaan yang tak akan kutemukan dimanapun dan dengan siapapun untuk cerita yang sama.



Untuk 8+2 gals yang tidak terlibat dalam cerita ini, diharapkan kesediaannya dalam cerita selanjutnya yang akan kembali kita rajut.



Bila waktu kan tiba…



Just for my friendship, 8+2 gals and our hero.

Cie..cie.. J







Minggu, 09 Januari 2011

Keluarga


begitu indah na jika kita mempunyai keluarga yang baik n mengasihi kita...

Kamis, 25 November 2010

Yesus Sangat Baik


Engkau Sungguh Baik Bapa

Ketika aku mengalami kesal yang membuat aku sungguh tidak mampu berbuat apa2 dmalam hari, tetapi Bapa membuat pagi hari na membuat kejutan kepadaku sungguh luar biasa. Aku menjadi diriku sendiri lagi lengkap dengan kedua orang tua yang menyanyangi ku dan suadaraku juga…
Kejutan itu membuat q sungguh Kasih Mu Bapa sangat luar biasa Engkau memberikan kedua orang tuaku yang sangat menyanyangiku sepenuh hatinya, dia memberikan keingginanku meskipun terkadang aku sungguh bernafsu untuk memiliki suatu barang yang mungkin belum kepikiran samaku efek dari barang tersebut,,
Tetapi orang tua q menyakinkan q tuk membeli barang tersebut…
Barang ini tujuannya q berjanji akan membuat q semakin semangat belajar dan tidak untuk kelunyuran malam untuk tujuan yang tidak bermanfaat bagi diriku sendiri.
Kiranya Bapa lah yang sllu melindungi yang memakai barang ini.

Selasa, 16 November 2010

susah..

mengapa ya idup ni s'llu tidak bisa melupakan na...
padahl qw s'llu ingin melupakan na...
meslipun qw tw tu tak mudah bagiku,
tp mw pa lagi law mang da gk da harapan tuk dy,,,

heheheheee....
macem betul ajaa,,,,,

Minggu, 07 November 2010

Pertemuan 7


Membuat Program Package dan Import

1. Buat Folder dengan nama : “Biodataku”

//untuk Package Folder BiodataKu yang pertama
package BiodataKu;
public class HenriMarbun {
            public void info () {
                        System.out.println("NIM           : 200801030307");
                        System.out.println("Nama : Henri Jukrisno Marbun");
                        System.out.println("Kelas : Mik 78");
                        System.out.println("Email : henri_marboenlho@yahoo.co.id");
                        System.out.println("Blogger : henrimarbun.blogspot.com");
            }
}

Save dengan nama : “ HenriMarbun.java “




//untuk Package Folder BiodataKu yang kedua
package BiodataKu;
public class JukrisnoMarbun {
            public void info () {
                        System.out.println("Alamat : Jln. Bhineka");
                        System.out.println("Kota : Pematangsiantar");
                        System.out.println("Provinsi : Sumataera Utara");
                        System.out.println("Negara : Indonesia");
                        System.out.println("Kode Pos : 21138");
            }
}

Save dengan nama : “ JukrisnoMarbun.java “



2. Buat Folder dengan nama : “ProfilKu”

//untuk Package Folder ProfilKu  yang pertama
package ProfilKu;
public class Sekolah {
            public void info () {
                        System.out.println("SD : Negeri122353");
                        System.out.println("SMP : Negeri 7");
                        System.out.println("SMK : GKPS3");
                        System.out.println("Perguruan : Amik Tunas Bangsa");
            }
}
Save dengan nama : “ Sekolah.java “




//untuk Package Folder ProfilKu yang kedua
package ProfilKu;
public class Alamat {
            public void info () {
                        System.out.println("Jalan : Sisingamagaraja");
                        System.out.println("Jalan : Sisingamagaraja");
                        System.out.println("Jalan : Asahan");
                        System.out.println("Jalan : Jend. Sudirman");
            }
}


Save dengan nama : “Alamat.java “





//untuk Package Folder ProfilKu yang ketiga
package ProfilKu;
public class Kota {
            public void info () {
                        System.out.println("Kota : Pematangsiantar");
                        System.out.println("Provinsi : Sumatera Utara");
                        System.out.println("Negara : Indonesia");
                        System.out.println("Benua : Asia");
                        System.out.println("Benua : Asia Tenggara");
            }
}


Save dengan nama : “Kota.java “






3. untuk penggabungannya kita harus menyimpannya di luar dari folder BiodataKu dan ProfilKu

//untuk Import dari kedua folder BiodataKu dan ProfilKu
import BiodataKu.*;
import ProfilKu.*;

public class HenriJukrisnoMarbunBanjarnahor {
      public static void main (String[] args) {

            HenriMarbun HenriMarbunku = new HenriMarbun();
            HenriMarbunku.info();
            JukrisnoMarbun JukrisnoMarbunku = new JukrisnoMarbun();
            JukrisnoMarbunku.info();
            Sekolah Sekolahku = new Sekolah();
            Sekolahku.info();
            Alamat Alamatku = new Alamat();
            Alamatku.info();
            Kota Kotaku = new Kota();
            Kotaku.info();
      }
}


Save dengan nama : “ HenriJukrisnoMarbunBanjarnahor “




Catatan penulis :
“ apabila ada kesalahan bahasa atau penulisan yang kurang berkenan di hati para    pembaca, penulis minta maaf sebesar-besarnya.
Karena tugas ini hanya untuk bagian dari tugas yang di berikan oleh dosen mata kuliah, sehingga penulis tidak ada bermaksud lain untuk menjiplak ulang dari para penulis aslinya.
Kiranya para pembaca memberikan komentar kepada blog ini agar penulis dapat berbena diri dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada” .
Sekian dan terimakasih para pembaca

Oleh :
            Henri Jukrisno Marbun

Jumat, 29 Oktober 2010

Pertemuan 6

                                                                 PACKAGE dan IMPORT

1. PACKAGE
Package adalah suatu cara untuk memanage class-class yang kita buat.

Bentuk Umumnya :

Package namapackage;

Contoh :
//contoh kakidua
package KakiDua;
public class Burung {
public void info ( ) {
System.out.println(“Ayam berkokok”);
}
}

//contoh kakiempat
package KakiEmpat;
public class Katak {
public void info ( ) {
System.out.println(“Katak suka hujan”);
}
}


Langkah – langkah dalam membuat Package :
1. mendeklarasikan dan memberi nama package
2. membuat struktur dan nama folder yang sesuai dengan struktur dan nama package
3. mengkompilasi / mengeksekusi class-class dengan nama peckage masing-masing.

Syarat – syarat dalam membuat Package :
1. menggunakan class – class yang di bungkusnya
2. harus unit
3. merepresentasikan path dari package tesebut
4. harus sama rektorinya

Menggunakan Package ada 2 yaitu :
1. class menggunakan suatu package, berada dalam direktori yang sama dengan class yang digunakan, sehingga tidak di perlukan import.
2. class yang menggunakan suatu package, berada dalam direktori yang berbeda dengan class-class yang digunakan, sehingga pada awal source kode di classs yang menggunakan harus mencantumkan
import namapackage.Namaclass, atau
import namapackage.*;
contoh :
import.java.text.DecimalFormat;
import.javaxc.swing.*;


2. IMPORT
Import adalah :
1. kata kunci ini memberiikan bahwa definisi class yang di buat akan melibatkan class-class yang terhimpun di dalam package yang di import.
2. pelibatan class dari package dapat hanya sebagian class (subclass) / semuanya.
Catatan dalam penyimpanan :
import menupagi.Pagi;




import menupagi.*;






Catatan penulis :
“ apabila ada kesalahan bahasa atau penulisan yang kurang berkenan di hati para pembaca, penulis minta maaf sebesar-besarnya.
Karena tugas ini hanya untuk bagian dari tugas yang di berikan oleh dosen mata kuliah, sehingga penulis tidak ada bermaksud lain untuk menjiplak ulang dari para penulis aslinya.
Kiranya para pembaca memberikan komentar kepada blog ini agar penulis dapat berbena diri dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada” .
Sekian dan terimakasih para pembaca

Oleh :
Henri Jukrisno Marbun

Kamis, 21 Oktober 2010

Pertemuan 5


CLASS, OBJECT, METHOD, MODIFIER, dan CONSTRUCTOR

1. CLASS
Class adalah : wadah yang berisi abstrak(pedoman) dari suatu objek (benda), yang mendekripsikan data (sifat karateristik) dan fungsi yang dimiliki oleh objek tersebut.
Contoh :
         //Deklarasi Class
         public static henri {
        
         //body class
         }


2. OBJECT
      Obyek adalah : entitas dasar saat runtime
      Contoh :
            String Str = new String ( );
            Random r = new Random ( );
            Pegawai P2 = new Pegawai ( );
            Date hari = new Date ( );

      Contoh Program :
           
            class motor
            {
                  String warna;
                  void hidupkanmesin( ) {
                        System.out.println (“ Ini Metode Hidup “);
                  }
                  public static void main (String []args)
                  {
                        motor Motor Bowo = new motor ( );                //class di buat
                        Motor Bowo.warna = “Hitam”;             //memakai data warna
                        System.out.println (Motor Bowo.Warna);
                        Motor Bowo.Hidupkan Mesin ( );                     //menjadi metode
                  }
            }

      Outputnya :
            Hitam
            Ini Metode Hidup





3. METHOD
Method merupakan tingkah laku dari suatu objek atau kelas, jika bersifat static berarti tingkah laku semua objek dalam kelas tersebut.

      Deklarasinya :
            [modifier] tipe nilai kembalian nama method (parameter input)
            {
                  method body
            }

Dalam penulisan, modifier juga di kenal sebagai :
public, protected, private, static, abstrak, dll.

      Contoh :
            void profil (String nama.String jenis kelamin.int umur)
            String get nama ( )
            double setluas (double panjang.double lebar)


4. MODIFIER
Modifier berguna :
a.       Untuk menentukan sifat dari suatu kelas dan menentukan preveledge (hak akses) dari kelas lain.
b.      Untuk menentukan relasi (extend atau implements) dengan kelas lainnya.

            Sifat yang di ikuti apabila di ikuti class maka sifatnya akan mengikuti class.


5. CONSTRUCTOR
Constructor adalah : sebuah tipe khusus dari method yang di gunakan untuk membuat                 dan menginisialisasi sebuah objek tertentu.

Deklarasinya :
         (constructor Declaration)::=
         <modifier><classname>(<parameter>) {
         <statement>
         }



Catatan penulis :
“ apabila ada kesalahan bahasa atau penulisan yang kurang berkenan di hati para    pembaca, penulis minta maaf sebesar-besarnya.
Karena tugas ini hanya untuk bagian dari tugas yang di berikan oleh dosen mata kuliah, sehingga penulis tidak ada bermaksud lain untuk menjiplak ulang dari para penulis aslinya.
Kiranya para pembaca memberikan komentar kepada blog ini agar penulis dapat berbena diri dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada” .
Sekian dan terimakasih para pembaca

Oleh :
            Henri Jukrisno Marbun

Kamis, 14 Oktober 2010

Pertemuan 4


Perulangan
Do-While

Bentuk perulangan ini akan melakukan pengecekan kondisi pada akhir blok intruksi yang di ulang, sehingga bentuk perulangan ini akan mengerjakan intruksi yang ada dalam bentuk minimal sekali.
(melakukan perintahnya baru syaratnya).
Bentuk Umumnya :
do
{
            Intruksi yang akan diulanga;
}
            While(syarat_perulangan);


Contoh soal Perulangan Do-While :

Carilah program dari outputnya :
5 4 3 2 1
4 3 2 1
3 2 1
2 1
1
Dengan menggunakan Perulangan Do-While !!!!.....

Jawab :

public class DoWhile {
            public static void main(String[]args){
            int i=5; int j;
                  do {
                         j=i;
                         do {
                             System.out.print(j);
                             --j;
                         }while(j>=1);
                                     --i;
                                    System.out.println();
                  }while (i>=1);
            }
}


Penjelasan :
Telebih dahulu kita akan menyimpannya dengan nama : “ DoWhile.java ”
Print = hasilnya akan secara horizontal (ke samping)
Println = hasilnya akan secara vertical (ke bawah)
Di sini nilai i = 5
Dan nilai j = i
Berakti nilai j = 5

Jika i = 5
maka lakukan
j >= 5
apakah 5>=1 (ya)
maka di cetak;
apakah 5>=2 (ya)
maka di cetak;
apakah 5>=3 (ya)
maka di cetak;
apakah 5>=4 (ya)
maka di cetak;
apakah 5>=5 (ya)
maka di cetak;

5—
5-1 = 4
5-2= 3
5-3= 2
5-4= 1

Catatan Penulis :
 kiranya program Perulangan Do-While ini bermanfaat bagi para pembacanya,
dan apabila ada kesalahan tulisan yang tidak berkenan di hati para pembaca, kiranya penulis minta maaf yang sebesar-besarnya karena tidak ada maksud lain.
Terima kasih kepada para pembaca...
kiranya berikan komentar yang dapat membangun untuk memajukan tugas yang akan datang pada masa akan datang.

oleh :
         henri jukrisno marbun


Minggu, 03 Oktober 2010

Tugas JAVA 2

TUGAS JAVA
(Pertemuan 2)



1)
public class HelloWorld {
            public static void main (String[]args) {
                        System.out.println("Hello World From JAVA");
            }

}

OUTPUTNYA :

            Hello World From JAVA


PENJELASAN :

Terlebih dahulu save dangan nama = “ HelloWorld.java “
Ctrl 1               = Compile Java (Memeriksa kesalahan sebelum menjalankan)
Ctrl 2               = Run Java Application (Untuk menjalankan)
void main        = untuk fungsi utama yang menjalankan program.
args                 = sebagai variabel pengenal (identifier)






2)
public class TesTipeData {
            public static void main (String[]args) {
           
            byte b = 1;
            short s = 100;
            int i = 1000;
            long l = 10000;
            char c = 'a';
            float f = 3.14f;
            double d = 3.14;
            boolean t = true;
            final double PI = 3.14;
           
            System.out.println("byte " +b);
            System.out.println("short " +s);
            System.out.println("int "+i);
            i = 010;
            System.out.println("int " +i+ " octal mode");
            i = 0XFF;
            System.out.println("int " +i+ " hexa mode");
            System.out.println("long " +l);
            System.out.println("char " +c);
            System.out.println("float " +f);
            System.out.println("double " +d);
            System.out.println("boolean " +t);
            System.out.println("PI " +PI);
            }
}

OUTPUTNYA :

byte 1
short 100
int 10000
int 8 octal mode
int 255 hexa mode
long 10000
char a
float 3.14
double 3.14
boolean true
PI 3.14




KETERANGAN :

Terlebih dahulu save dengan nama : “ TesTipeData.java “
Ctrl 1 = Compile Java (Memeriksa kesalahan sebelum menjalankan)
Ctrl 2 = Run Java Application (Untuk menjalankan)

Pertanyaan !!!!...

1.      Jelaskan output nilai dari “ int 8 octal mode “ !!!
2.      Jelaskan output nilai dari “ int 239hexa mode “ !!!
Jawab !!!....

1.      Nilai output “ int 8 octal mode “ di dapat karena,
Sistem bilangan octal menggunakan 8 simbol khusus yaitu :
0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 = 8

Nilai dari int = 1000;
i = 101;
(“ int “  +i+ “ octal mode”)
dan hasilnya “ int 8 octal mode “

2.      Nilai output “ int 255 hexa mode “ di dapat karena,
Sistem bilangan heksadesimal menggunakan 16 simbol khusus yaitu:
0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F = 16.
(A = 10, B = 11, C = 12, D = 13, E = 14, F = 15).

Nilai dari int = 1000;
i = 0XFF;
(“ int “ +i+ “hexa mode”)


Terimakasih kepada setiap pembaca yang memberiakan komentarnya terlebih dahulu.!!!....
kiranya Tuhan memberiakan yang terbaik bagi kita semuanya.
Salam kenal dari penulis...



Oleh :     
         Henri Jukrisno Marbun